Scroll untuk baca artikel
Advertisement
Advertisement
Breaking News
20:06
Advertisement

Kawal kepastianstian Hukum Pemalsuan Merek Sepatu HIQUA, Ratusan Massa ARSAS Gelar Aksi Damai di Mapolda Jatim: Minta Maaf dan Himbau Warga Hindari Kepadatan di Jalan Ahmad Yani

Screenshot 2026 1004 214130
Bagikan
Lihat Tersimpan

SURABAYA PATROLI TERKINI.ID – Komunitas Arek Suroboyo Asli (ARSAS) bersama elemen masyarakat Kota Pahlawan menggelar Aksi Damai Solidaritas Penegakan Hukum di depan Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur (Mapolda Jatim), Jalan Ahmad Yani, Surabaya.

Tanggal 5-7 Oktober 2026
Jam 10.00-wib

Aksi massa ini merupakan wujud pengawalan dan desakan moral kepada jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim, khususnya unit 1 Subdit 1 agar memberikan kepastian hukum dan transparansi penanganan perkara dugaan pemalsuan hak merek dagang *Sepatu HIQUA* yang dilaporkan sejak tahun 2025 namun hingga kini belum tuntas.

*Tuntutan: Tegakkan Supremasi Hukum, Tolak SP3!*

Screenshot 2026 1004 212330

Ketua Umum ARSAS, *Herry Bimantara*, menegaskan bahwa kejahatan terhadap Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) bukan sekadar merugikan pelaku usaha resmi, melainkan bentuk pembodohan konsumen serta merusak iklim investasi dan kepastian hukum di Jawa Timur.

> _”Laporan ini sudah berjalan sejak tahun 2025 di Ditreskrimsus Polda Jatim, namun sampai saat ini korban belum mendapatkan kepastian hukum. Jangan sampai muncul preseden buruk bahwa perkara penegakan hukum bisa berlarut-larut tanpa ujung._
>
> _Kami hadir di Mapolda Jatim bukan untuk berbuat anarkis, melainkan menuntut keterbukaan informasi. Kami mendesak Kapolda Jatim dan Dirreskrimsus menindak tegas mafia pemalsuan merek tanpa pandang bulu, seret tersangka ke pengadilan, dan *_HARAMKAN PENERBITAN SP3**! Hukum harus tegak lurus demi keadilan,”* tegas Herry Bimantara di sela-sela aksi.

–

*Himbauan Lalu Lintas untuk Pengguna Jalan (Hindari Jalan Ahmad Yani)*
Menyadari potensi perlambatan arus lalu lintas akibat pergerakan massa dan kendaraan aksi,ARSAS menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga Surabaya dan pengguna jalan.

ARSAS secara resmi mengeluarkan *Himbauan Rekayasa Rute Mandiri* bagi masyarakat:

* *Titik Kepadatan:*
Jalan Raya Ahmad Yani (khususnya lajur utama maupun _frontage road_ sisi barat di depan Mapolda Jatim).
* *Perkiraan Waktu Kepadatan:*
Pukul 09.00 WIB s.d. 13.00 WIB.
* *Rekomendasi Jalur Alternatif:*
* Pengguna jalan dari arah Sidoarjo menuju pusat Kota Surabaya dihimbau melintasi *Tol Waru – Gunungsari / Dupak*, atau berbelok melalui rute *Pagesangan – Jambangan – Kebonsari / Mastrip*.
* Pengendara juga dapat memilih jalur alternatif timur melalui *Rungkut / MERR (Jl. Dr. Ir. H. Soekarno)* atau *Jemursari – Kendangsari – Prapen*.

> _”Kepada seluruh sedulur warga Surabaya dan pengguna jalan yang melintas di kawasan Jl. Ahmad Yani, kami memohon maaf atas ketidaknyamanan perjalanan panjenengan semua akibat aksi ini. Perjuangan ini kami lakukan demi menjaga marwah kepastian hukum di Jawa Timur agar tidak ada lagi masyarakat yang dirugikan oleh praktik kebal hukum,”_ tambah Herry Bimantara.

*Komitmen Aksi Damai & Jogo Suroboyo*
ARSAS menerjunkan satuan pengamanan internal (Satgas ARSAS) yang akan langsung membantu aparat Satlantas Polrestabes Surabaya dan Ditlantas Polda Jatim guna memastikan:
1. Satu lajur jalan tetap dibuka untuk akses darurat (ambulans, pemadam kebakaran, dan kendaraan darurat lainnya).
2. Aksi berjalan tertib, damai, bermartabat, dan tetap berpegang teguh pada semangat *”Wani Jogo Suroboyo”*.

Aksi akan terus dikawal secara beradab hingga perwakilan massa aksi diterima secara resmi oleh pihak pimpinan Ditreskrimsus Polda Jatim untuk memberikan klarifikasi dan Berita Acara Perkembangan Penyelidikan/Penyidikan (SP2HP) secara transparan dan menandatangani fakta integritas bersama.

Redaksi

Penulis

admin@patroli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *